Agustus 10, 2015

Review - OMEPROS : Bantu Turunkan Kolesterol Jahat & Jaga Kesehatan Jantung

Sebagai pecinta kuliner baik dalam maupun luar negeri, saya sudah mencoba banyak sekali menu makanan. Mulai dari makanan indonesia yang kaya rasa, sampai masakan negara lain yang bumbunya memiliki kekhasan tersendiri. Bisa dibilang, makanan enak selalu membuat ketagihan dan selalu ingin makan lagi. Dari kebiasaan saya ini, saya menyadari bahwa betapa pentingnya menjaga kadar kolesterol. Tidak dipungkiri, makanan yang mengandung minyak dan santan mengandung kolesterol yang cukup tinggi.

Kesehatan merupakan hal yang penting dalam kehidupan. Sebelum menjadi ibu rumah tangga, saya bekerja di suatu perusahaan, dan salah satu job desk saya adalah menyeleksi hasil medical check up calon karyawan, apakah akan lolos ke tahap selanjutnya atau tidak. Kesehatan tidak bisa diukur dari penampilan luar saja, karena banyak calon karyawan yang kelihatannya memiliki tubuh sehat, ternyata hasil medical check up nya tidak sesehat yang saya lihat diluar. Dari pengalaman tersebut, saya semakin menyadari betapa pentingnya kesehatan, maka sdari itu saya mulai mencari-cari suplemen untuk menjaga kadar kolesterol saya sekaligus menjaga kesehatan janung. Sekitar pertengahan tahun 2015 ini, saat saya sudah tidak lagi menyusui anak saya, saya mulai bertanya mengenai suplemen untuk kesehatan kolesterol dan jantung kepada saudara dan teman, dan ternyata banyak yang merekomendasikan Omepros.

Apa itu Omepros? Omepros adalah food supplement yang mengandung perpaduan asam lemak essensial paling lengkap yang bersumber dari minyak ikan salmon (Salmon Oil) dan minyak nabati (Vegetable Oil) yang diperlukan untuk proses fisiologis tubuh, agar semua jaringan tubuh berfungsi normal. Asam lemak essensial yang terkandung di dalam Omepros terdiri dari Omega 3, 6, 9 , dan DHA, EPA, Vitamin E. Omepros merupakan produk yang berfungsi mengurangi lemak darah, menjaga kadar kolesterol dan kesehatan jantung, karena sifatnya yang membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dan trigliserida, kemudian meningkatkan kadar kolesterol HDL (high-density lipoprotein) dalam darah. Cara mengonsumsi Omepros sangatlah mudah, yaitu seperti tertera pada kemasannya, dapat dikonsumsi 1-3 kali sehari. Omepros dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa (lebih dari atau sama dengan 18 tahun) hingga lanjut usia, dan tidak dianjurkan untuk anak-anak, wanita hamil, dan ibu menyusui.

Berikut beberapa foto dari Omepros yang saya gunakan, beserta cara mengonsumsinya.





Omepros ini dikemas secara higienis, terlihat dari lapisan aluminium yang menempel pada kemasan botol.

 
Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa kolesterol LDL dan trigliserida harus diturunkan dan kolesterol HDL malah dinaikan? Mengingat apa yang saya pelajari saat menjadi penyeleksi medical check up di suatu perusahaan dulu, kolesterol LDL adalah kolesterol lipoprotein yang memiliki kerapatan rendah yang akan menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan plak yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Maka dari itu LDL disebut juga sebagai “kolesterol jahat”. Sedangkan trigliserida merupakan substansi lemak lain dalam darah yang dapat mempengaruhi risiko terkena penyakit jantung. Maka dari itu kolesterol LDL dan trigliserida perlu diturunkan. Bagaimana dengan HDL? HDL adalah kolesterol lipoprotein yang memiliki kerapatan tinggi yang biasanya kita kenal dengan sebutan “kolesterol baik” karena sifatnya yang membantu membersihkan kolesterol jahat dari pembuluh darah.

Apa saja gejala yang kita rasakan saat kolesterol jahat dalam darah sudah tinggi? Mungkin sebagian dari kita sering mengalaminya, tetapi menganggapnya hanya hal sepele, yaitu:
- Rasa berat di area tengkuk hingga rasa berat di pundak yang mungkin kita anggap sebagai pegal-pegal biasa. 
- Cepat mengantuk yang biasanya terjadi karena kurangnya asupan oksigen ke otak, dikarenakan pembuluh darah yang menyempit dari timbunan lemak akibat kolesterol.
- Adanya lemak di atas kelopak mata.
- Sering kesemutan.
- Sakit kepala.

Bagaimana cara menurunkan kolesterol jahat? Banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya melakukan diet serat pangan, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat. Selain itu bisa juga dengan diet rendah lemak, olahraga teratur, dan mengonsumsi supplemen penurun kolesterol jahat, salah satunya adalah Omepros yang saat ini saya konsumsi.

Adakah hubungan kolesterol dengan penyakit stroke dan jantung? Ya, tentu ada hubungannya. Bagaimana bisa saling berkaitan? Berikut sedikit penjelasannya. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dan menumpuk dengan bahan lain akan menyebabkan plak, nah plak tersebut yang akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang berakibat terjadinya penyakit stroke dan serangan jantung. Berikut sedikit penjelasan umum mengenai penyakit stroke dan jantung.

Stroke adalah keadaan dimana rusaknya sebagian dari otak. Hal ini terjadi apabila pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau jika robek atau bocor. Tanda-tanda jika sesorang mengidap stroke adalah adanya gangguan fungsi bagian tubuh tertentu seperti wajah yang asimetris, artikulasi bicara menjadi cadel/ pelo, atau lengan dan tungkai menjadi lemah. Kelemahan pada lengan dan tungkai biasanya hanya menyerang satu sisi tubuh saja, kanan atau kiri, dan sangat jarang sekali terjadi pada kedua sisi tubuh secara bersamaan di waktu yang sama. Stroke dapat diobati dengan obat-obatan medis dari dokter serta fisiotherapy yang teratur dengan didampingi oleh instruktur.

Bagaimana dengan penyakit jantung? Penyakit jantung adalah suatu keadaan dimana ada kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal ini bisa disebabkan karena melemahnya otot-otot jantung. Beberapa gejala penyakit jantung yang bisa diamati, yaitu nyeri pada ulu hati, nyeri pada punggung atau leher, sesak napas, cepat capek serta gangguan irama jantung. Gejala-gejala tersebut kadang tidak kita sadari, dan cenderung terabaikan. Jika mendapati gejala tersebut, alangkah baiknya jika kita langsung menghubungi pihak medis untuk mendapatkan penanganan secara cepat.

Selain penyakit mengenai kolesterol, stroke, dan jantung, hipertensi merupakan penyakit yang juga menyerang tanpa kita sadari. Hipertensi yang biasa disebut dengan "darah tinggi", muncul karena berbagai sebab, misalnya jenis makanan yang mengandung kadar garam tinggi, kurang olah raga, kelebihan berat badan, merokok dan terlalu banyak mengonsumsi minuman keras. Jika kita sudah terkena hipertensi, penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah pola hidup menjadi sehat, dengan mengurangi menkonsumsi garam, berhenti merokok, olahraga teratur, serta mengonsumsi suplemen yang sesuai.

Nah, setelah membaca sedikit penjelasan mengenai penyakit kolesterol, stroke, jantung, dan hipertensi, alangkah baiknya jika kita menerapkan hidup sehat mulai dari sekarang. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menerapkan pola hidup sehat, selain olahraga teratur, berhenti merokok, dan menjaga pola makan, tentunya yang tak kalah pentung adalah dengan mengonsumsi suplemen yang dapat mengurangi lemak dalam darah, menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus menjaga kesehatan jantung dan memelihara kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit stroke dan hipertensi. Apakah ada suplemen selengkap itu? Tentu ada. Omepros adalah suplemen yang saya gunakan untuk menjaga kesehatan saya. Omepros sangat mudah didapatkan di apotek serta toko obat disekitar kita. Suplemen ini juga dikemas dalam bentuk soft kapsul yang memudahkan kita untuk mengonsumsi. Saya membeli Omepros isi 30 di apotek dekat rumah. Setelah mengonsumsi Omepros, badan saya terasa lebih sehat, tidak lagi sering kesemutan, tidak cepat mengantuk, dan sakit kepalapun sudah jauh berkurang. Memang hal tersebut yang paling sering saya rasakan, karena saya termasuk suka mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi. Nah, tunggu apa lagi? Saya sudah membuktikannya. Ayo kita jaga kesehatan tubuh mulai dari sekarang.

2 komentar:

  1. Saya beli di apotek Pondok Gede Agung sekitar 130 ribuan mba :)

    BalasHapus